si C

(ini adalah coretan kata, celotehan dan C untuk Indonesia, Islam dan Impian serta Istimewanya teman)

C ini bukan vitamin C, tapi C yang terdiri dari lima huruf, belakangnya A. Maaf gue ga bisa menyebutnya. Gue ini orang yang bisa dibilang kaku untuk yang satu ini, dalam arti diem aja ga usaha #looh?

Image(please balik ke topik..!)

Sangat penuh makna lima huruf berawal C ini. tapi faktanya si C ini semakin sempit dalam makna dan terkesan sesuatu yang sepele dan alay. iya ga sih? sekarang ini makna si C terkesan buat pasangan laki-laki dan perempuan aja, (weeits gue ga setuju banget..!)survey membuktikan.. ada ga sekarang yang berani bilang C ke ortu, ade, kakak, guru, tanaman, hewan, dan ‘specially for Allah (I’m muslim)’..? pasti “awkward” sis bro. Iih kan ga biasa, dan ga mesti diungkapin juga, malu de el el alesannya. Hadeuh.

ngapain bahas beginian? yah soalnya si C protes dipikiran gue, katanya dia semakin kurus makna dan hampir tidak bermakna ketika ada manusia yang menjadikan si C alasan hawa nafsunya, si C difitnah kataya C padahal nafsu gajebo pelakunya. Sabar ya C.

Ok sis bro. gini nih cerita fitnahnya. Suatu hari si Smile online (padahal namanya ismail), eh ada perempuan yang.. yah sesuatu, tahu kan? (jangan pura-pura ga tau dan ga ngerti ya..). ok,chat jalan deh dan waktu semakin sebel lihat mereka yang ngobrolin dengan pembuka, “lagi online? Udah makan belum, ko belum tidur?” (mestinya nanyain pengemis pasti kelaperan, iya ga. Salah satu jenis chat alay). Lama-lama ngobrol dan becandaan bla bla bla. Padahal tugas numpuk dan orang tua cuap-cuap manis dicuekin. Akhirnya kopi daratan , ceritanya udah dua bulanan chat dan sering ketemu di sekolah, kampus, kantor, dsb. Lalu TTM an apalah namanya , sms intens banget , hampir mirip detik.com, bedanya berita yang disampaikan gombal dan galau, ga aktual pula. (sumber diambil dari sms kakak, saudara, dan teman. Karena gue orang ke tiganya. (Sya***n dong?) eeh Bukan..!  polisi yang mengamankan C. keren kan. Dan seterusnya.. sampai terdengar kabar, siswi SMP, SMA, mahasiswi, aktris dsb. Menurut survey data tidak perawan lagi. Nah loh?? Salah siapa ? si C..!! (lihat di liputan6.com) dan data sekitar 80-90 % kurang lebih. Waduh.. innalilalhi. Dan mirisnya denger dari saudara yang SMP mereka bangga dan menceritakan dengan aslinya ish.. edan.

Sedikit pendapat gue tentang istilah menjalin kasih (jalinan kasih acara tv) alias P***ran. (Tengahnya ‘car’). Hmm…, hmmm. Mikir dulu. Yah, itu pendapat gue. Kenapa mikir, mikir kalau mau menjalin kasih pastinya ga banyak hal positif dan bermanfaat yang bisa gue lakuin, kalau di tv-tv atau film tuh, cewe dan cowo yang berkacamata, cupu, cerdas. Pasti ga da yang mau ngelirik. Dibilang kutu buku dsb. Culuuun. (iya juga sih). Tapi lihat, mereka jadi pemeran utama.. ! superhero aja dalam filmnya pasti menjauhi orang yang disukai, supaya ga dalam ‘bahaya’. Superhero yang real. Seperti film kungfu cyborg tuh, kalau bilang suka matilah ia. Haha cyborg sih. Atau bagi muslim kisahnya ali bin abi thalib terhadap Fatimah az Zahra. Suka tapi ga lebay, jika jodoh ga kemana. Kalau ga salah ali tidak menghilangkan nama Fatimah dalam hatinya, tapi menggantinya dengan nama Allah setiap mengingatnya. (semoga seperti ini ya).

Lagian si C itu kalau disebar ke orang tua, hewan, tanaman (dengan memelihara, seru loh beneran deh, ga kekurangan C), teman, guru, adik, kakak, maka akan semakin  banyak dan besar C….! wow, buktiin aja. Dan ada prioritas C juga tentunya Allah paling pertama dan porsinya banyak, makanya kalau ditanya kita yang paling nomor satu di hati, jangan dijadiin suami atau istri (provokatif dikit). Kenapa? Coba kamu taruh uranium yang siap meledak dirumah? Hancur ga?, yah kaya gitu si C, karena C sesama manusia laki, perempuan, oramg tua, dsb itu pasti dibarengi dengan tujuan, hawa nafsu, fitrah, kesucian, dan es campur lainnya, karena banyak campran kekuatan semakin besar. Pastinya akan ada daya ledak yang suatu hari akan bisa bikin kita hancur berkeping-keping (broken heart), so perlu tempat yang aman.

Contoh kasus meletakkan C tidak pada tempat dan prioritasnya : kasus di sumatra kepala sekolah main-main eh ‘ada main’ sama muridnya, selingkuh merajalela, bahkan orang alim pun, sarjana, sampai menteri aja bisa jadi korban hawa nafsu berjubah C*N*A. semua bisa ternyata.. hati-hati yuk!

FYI.. di jepang itu tingkat pernikahan sangat kecil dan keturunan juga sedikit. Orang jepang WORKHOLIC, tapi lihat majunya jepang dan keren di mata dunia, mereka fokus pada cita-cita, tapi kelewatan ya. Sampai ga mikir nikah. Makanya jangan heran kalau ada artis seperti Mie ramen eh bukan M**abi dsb. Mungkin umpan, ah ga tau lah. Itu aja dicuekin makanya dia hijrah ke Indonesia. Looh…??

Yah..kalau mau, ajak ke K-U-A aja, bilang sama orang tua, masa ke anaknya. (Ga sopan). Kata kakakku orang yang BERANI ini keren, ga usah nunggu bilang aja ke orang tua. Kalau ga mau diem-dieman, nyoba ga salah kan. Kalau belum jodoh, nyoba lagi. #looh? Bennner. Berani itu setengah keMENANGan.

Cerita ini didukung oleh kisah masa lalu anak smp, yang beda agama, cewe semua, mereka mikir tuh waktu lagi demen-demenan sama lawan jenisnya, tuh ‘mikiir’ (deep thinking). Lucunya mereka buat list manfaat dan tidaknya jalin kasih tanpa catatan nilai (rapor ini mah) eh sipil. Pas di list manfaatnya dikiiit berbanding jauh kalau ga pacaran. Akhirnya mereka pacaran juga looh ? gimana ini. Iya, tapi sama buku dan Tuhannya. Coba buat list. Setahu gue kalau ga disibukkan sama manfaat dan aktivitas positif pasti sebaliknya kan. Cuma itu pilihannya. asal jangan maksain setengah positif. Anuuueh tenan.

Endingnya mereka SUKSES BERMANFAAT. Dan tentunya mendapatkan orang terbaik dan istimewa.

Ayo..! GANTIKAN C**TA dengan si C yang LEBIH BESAR dan BANYAK.

Write FIRST the BIG name of ALLAH in your heart.

untuk INDONESIA yang MENUNGGU dengan PRESTASI kita bukan dengan kesenangan yang bisa dinikmati semata.

SELAMAT BERKARYA PADA TEMPATMU HEI ORANG-ORANG UNIK.

 (sebagai pengingat diri sendiri)

Maaf kalau ada salah kata.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s