Jodoh itu bagaikan surga

“Jodoh itu bagaikan surga..

Tak bisa dibayangkan oleh hati maupun pikiran..

Jika terbayang, maka ia bukan surga..”

 

Kawan, apakah hatimu sedang tertawan?

Tertawan oleh sesorang yang  begitu menawan?

Sehingga selalu pikiran dan hatimu menggambarkan dia?

Dia nya siapa? Semoga Allah azza wa jalla.

Namun jika dia-nya adalah sosok manusia sepertimu, maka..

Aku tak tahu apa yang terjadi pada kesucian cinta yang diberikan Allah kepadamu..

Kawan, aku pun baru dan masih melalui masa remaja, masa yang baru mengenal satu persatu hal-hal dunia, salah satunya cinta.

Ada yang menyebutnya cinta pertama, ada yang menyebutnya cinta monyet, ada yang menyebut cinta buta, dan berbagai menu cinta lainnya..

 Apakah kamu muslim/muslimah?

Sungguh kawan, pejamkan matamu sejenak, siapa yang ada di benakmu?..

Jika tidak ada maka isilah dengan nama Allah yang banyak itu, atau jika ada seseorang maka gantikan..

Karena fitrahnya kita tidak bisa mengosongkan hati dan pikiran…

maka gantikanlah..

dengan nama Allah..

Kawan bukannya saya sok taat. Tapi sungguh karena aku pun pernah merasakan hal seperti kalian.  Aku juga mau bahagia, mau senang , mau tertawa.. tapi aku tak mau tersiksa dan berangan akan sesuatu yang belum pasti sampai akau berada tepat didepan takdirnya..

Selama kita belum menikah fitrah hati adalah berubah-ubah, tak heran jika yang “berkomitmen” diluar pernikahan itu, terjadi hal perselingkuhan. Allah telah menjadikan indah pandangan manusia terhadap sesamanya.

Ketika belum pernah berkomitmen diluar pernikahan, terkadang tak ada bedanya dengan yang sudah..

Karena gejala dan tingkah lakunya akan sama..

Namun, kita wajib mengambil hikmah dari hal tersebut..

 Ketika yang tidak berkomitmen pasti kekaguman pun akan menjadi senjata ampuh yang mewarnai hatinya.. dengan mejikuhibiniu rasanya. Dan tentu saja aka nada waktu mengingatnya, berangan bersamanya, dan hal-hal sejenisnya..

Sungguh, hal tersebut bukanlah kebahagiaan yang lama, lambat laun akan tersiksa dan berangan, sampai tragedy remaja yang mengidolakan artis-artis secara berlebihan ataupun yang biasa saja.. semua itu sama saja..

 Sebagai muslim kita pasti sudah dan berusaha melaksanakan shalat, dan shalat yang sebenarnya adalah shalat yang khusu’. Ada ulama yag mengatakan khusu’ adalah ketika kamu berusaha fokus lagi dan lagi.. ketika berbagai hal melintas di hati dan pikiran. Pun diperkuat dalam hadits bahwa khusu’ ialah ketika kau merasakan kehadiran Allah, atau shakatlah seolah-olah Allah SWT melihatmu..

Seperti dilihat langsung, rasanya akan sama seperti saat diawasi ujian. Namun ini dengan kasih sayang.

 Maka selain jodoh bagaikan surga yang tak terbayang hati dan pikiran,

Selanjutnya ketika terbayang jodoh maka berusaha khusu’lah atas keputusan Allah bukan objek jodohnya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s