Jodoh itu bagaikan surga #3

apa kabar dengan imanmu hari ini?

semoga dalam keadaan rindu ramadhan, karena kita sedang berada di bulan sahabatnya ramadhan, dzuhijjah.

apakah masih ada nama lain yang kau ingat hari ini melebihi nama Allah?

mari beristighfar, jikalau hari ini sudah mendapat ‘ijabsah’, tak berarti nama lain melebihi jiwa yang begitu sempit ini selain nama Allah bukan?

apakah hari ini kau mencari tahu tentangnya? tentang siapa?

semoga Allah yang kau cari..

apakah hari ini kau mendapatkan informasi tentangnya? hal yang belum kau ketahui?

semoga kau pun hari ini semakin dekat dengan Allah, barakallah.

sungguh nikmatnya mengenal Allah melebihi apapun, sehingga seluas apapun pengalaman, pengetahuan dan wawasan. tak jua mampu mengulang kenikmatan itu, melirihkan senandung jiwa dari kata-kata tersuci di malam yang ikut bersujud.

cobalah rasakan, sungguh luar biasa ketenangan dan belaian kasih sayang Allah akan mengaliri bumi yang kita pijak. betapa rindunya tahajud. sebagai bukti kesetiaan yang hakiki.

kau tahu, apa yang disebut dengan cinta karena Allah. cinta yang dengannya kau tak mendambakan sesuatupun selain yang terbaik, yang Maha terbaik, ya Ar Rahmaan.

sungguh, cinta itu derita, dia hanya berjubah nafsu yang mengaku sutera. tapi aslinya nestapa. ia hanya sebuah kata yang diberhalakan, tanpa makna, tanpa nalar, tanpa sesuatupun. sampai pernah keluh menyebutnya, tabu. satidaknya saat ku membuka ‘jendela’.

semua kata di dunia, bagaimana caranya akan berujung pada nama Allah, tak terkecuali cinta. ah, keluh rasanya. jika saja aku dapat menyebutkan nama yang lain yang lebih ‘bermoral’ saat ini dari kata cinta.

karena sudah bayak korban dari kata ‘cinta’. lihat betapa cinta pun mampu mengubah emosi dalam kata.

apa kini kau sedang dilamar? atau seseorang yang kau cari, kau sebut, kau perhatikan kini…

akan menikah. lusa? hari ini? atau sudah….

bagaimana kabar imanmu menghadapi ini?

itulah yang kumaksud, jika menempatkan ruang yang besar bahkan tak berbatas, kau tidak akan mengalami kesempitan, hati. ya kan.

dan ruang besar dan tak terbatas itu adalah Allah.

jika ruang itu milik satu nama dari manusia, maka ia hanya pas bahkan kesempitan. jika memang ruangnya pas, artinya kau berjodoh dengan surga yang kau usahakan itu. maka bersyukurlah.

namun, jika dihadapkan nama lain dari surgamu (jodohmu) . maka…

mungkin ruang jiwamu akan berat. berat memikul nama yang bernaung itu, untuk dilepaskan… itulah permainan yang namnya cinta. karena tingkatan cinta tertinggi yang harus menempati singgasana hati, yakni Allah. ya kan.

jika bukan gantikan. istanamu akan hancur. karena bukan raja(Allah) yang memimpinnya. tapi prajurit yang kau paksa jadi raja. karena kau mabuk cinta..

mungkin.

jodoh memang bagaikan surga , sekuat apapun dibayangkan, dan dihadirkan, tidak akan dapat menghasilkan surga..

sampai tepat dihadapannya (surga), الله.

wallahu’alam.

astaghfirullah.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s