Inilah harta kata

Buat apa sih punya blog? atau buat apa ngeblog (baca : menulis).

Wah, kalau berselancar di dunia maya, begitu banyak orang hebat dan bermanfaat dengan blognya. sampai ada yang ‘subscribe’. subhanallah. semoga Allah merahmati mereka.

Lalu apa alasan saya punya blog? yang lain punya ciri dan manfaatnya, ada yang konsisten menyampaikan informasi beasiswa, belajar bahasa, menulis cerpen dan manfaat lainnya. maaf kalau blog ini belum bermanfaat atau seperti yang diharapkan.

Bukannya saya mau menyampah di dunia digital ini…

Bukannya saya pun mau menjadi ‘artis digital’…

Maaf saja blog ini adalah ‘rumah’ pertama. karena setidaknya blog ini memilki alamat. ya ,alamat  identik dengan tempat tinggal kan?

Blog ini memang hanya mengisahkan ‘cerita ‘ berupa pengalaman ataupun mengungkap harta kata … saja…

Sengaja memang , meski tak banyak yang memfollow,dibaca atau tidak. saya toh senang-senang saja.

saya anggap ini sebagai lautan, ya, lautan digital tempat saya mengarungi pikiran. saat ini saya seolah bicara.. padahal belum tentu ada yang baca. tapi, entah kenapa , antara kata dan saya pun itu merupakan sebuah dialog.

dunia digital ini pun saya anggap sebagai ‘alam digital’. yaa!! saya berbicara dengan alam. Alam baik itu dalam kenyataan ataupun digital, seseungguhnya ia pun teman. kau akan tahu nanti…

Ini bisa menjadi harta kata. Jikalau ada yang menemukan…

sebenarnya ini adalah sapaan, untuk orang-orang yang tersapa…

Hai, digital bisa kita berteman??

akan kubagi…

karena

inilah harta kataku…

orang-orang hebat begitu banyak disana, disini, dimanapun kaki melangkah.

tapi, apakah itu tujuan? rasanya, ah ya.. bukan rasanya. menjadi orang biasa pun luar biasa, jika kau tahu bahwa suka dan duka tak ada beda, tawa dan tangis rasanya pun sama, gagal dan berhasil bagai pinang dibelah dua.

karena gagal dan berhasil, suka pun duka, tangis dan tawa. apapun itu yang seolah jurang neraka dan surga. sebenarnya tidak..!!!

memang sedih, tangis, gagal akan tersa menyakitkan

dan memang senang, tawa, berhasil akan terasa melambung ke awan.

tapi sesungguhnya itu semua SAMA RASANYA.

karena ada “SYUKUR”

sedih, gagal, duka RASANYA SAMA seperti bahagia, menang, dan suka.

karena ada “syukur” . semua rasanya ENAK dinikmati sebagai hidangan hidup.

karena ISLAM mengajarkan agar selalu berkata ALHAMDULILLAH (bersyukur) dalam keadaan apapun.

jika tidak suka alhamdulillah alla kulli haal.

jika kau senang alhamdulillah aladzi bini’matihi tatimusshalihaat.

ALHAMDULILLAH…

Inilah harta kata.images

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s