Sujudnya pendosa, ridhoi ya Rahiim.

Allhamdulillah.

kata yang mengagungkan manusia dan rabb yang memberi Nya nikmat.

Alhamdulilah mampu mengagungkan manusia karena nikmat yang menjadikannya agung dihadapan makhluk lainnya, karena apa yang ia dapatkan dan karena bekal yang ada pada dirinya, dan karena Islam ia menjadi manusia yang agung karena syukurnya itu. Alhamdulillah.

Mengagungkan Rabb yang memberinya, kalimat yang menerangi bumi hingga bumi menjadi bercahaya hingga langit berkedip. Dan Allahpun seolah memberikan senyumNya melalui nikmatNya, lagi…

Namun , tak bisa dipungkiri banyak tanya, celoteh , dan debat menghiasi pribadi muslim saat ini. Menyesakkan. Bukannya tak mau membela. Sungguh terngiang akan Rasulullah saw dan Allah seolah menahan, cukuplah bagimu dan bagi mereka.

setipa muslim mempunyai ‘tempat minum’ masing-masing.

Selain ‘perang kata’ adapula ‘permainan kata’ , menggoda dalam dunia yang bernama sosial media. Alih-alih manfaat, jadi taat pada kata sesaat.

‘candu berkata’, apakah itu tujuan sosial media. Betapa ribuan kata masa kini membanjiri sebuah dunia digital yang terpental dari rutinitas imaji dunia.

ya rabb, beberapa kali aku pun mengalami ‘candu kata’, nyaman bersama teman bersapa di sosial media. Meski bukan bertema cin*a yang biasa dilakukan dua fitur berbeda. Namun, apalah beda dua sahabat sesama fitur apabila terlalu lamaa dalam kata ‘sapa’. Apalagi sampai mencemburui waktu, yang mengingatkan akan ruhiyahmu.

Bagi muslim, Al Quraan adalah ‘antivirus’. apabila tak rutin ‘menscan’ iman dengan Al Quraan. akan ada ‘peringatan’, sadar ataupun tidak. SADARILAH.

Aku pun mengalaminya, namun sungguh, sujud syukur kutimpakan untuk fiskikku. semalam aku senang ada sahabatku yang menyebutkan namaku, saling menyapa dan hampir melontar cerita, ia sangat karib, denganku.

namun kicauanku terhenti, sinyal mengamuk, anehnya …
ah bukan aneh (bersyukur). saat itu malaikat mencabut nyawa sinyal kicauan sosial media tersebut. tapi tidak untuk sosial media yang lain.

tiba-tiba aku tersentak, aku punya hutang..! hutang membaca Al Quraan yang belum kulunasi untuk hari ini. (ada yang cemburu, aku pun terharu)

sujud.

aku teringat sebuah temali kalimat yang kuat menghujam kini.
dari sebuah buku “Allah kokohkan kaki kami di atas jalan Mu”
halaman 8

aku pun langsung mencari buku itu…

“Jika kita merasa mendapat hambatan dan halangan saat kita bisa melakukan kemaksiatan. BERSYUKURLAH..
Jika kita pernah berencana melakukan dosa tapi kemudian ada kesulitan atau halangan untuk kita melakukannya. ISTIGHFARLAH dan BERSYKURLAH kepda Allah swt

Jika pernah dibentangkan di hadapan kita kesempatan untuk melakukan dosa, tapi kemudian urung melakukan dosa itu

tersungkurlah, sujud, dan pujilah Allah swt atas ke Maha Kasih SayangNya.

Pintalah agar kasih sayang Nya itu tak pernah meninggalkan kita
selamanya…”

ingatlah pada kisah nabi yusuf as
itulah kasih sayang Allah

ketika berkesempatan bermaksiat…
datanglah kasih sayangNya…

*haru

Allah…(lirihku), mungkin bersosmed terkadang berbalut kebaikan dalam sapaan dan riangnya menyapa sahabat kami…
Namun Engkau lebih tahu…
apabila kami (seorang muslin dan hambaMU), melupakan sesuatu tentangMu…

Aku heran ketika membuka sosal media lain aku bisa, namun tidak untuk sosmed itu, yang kau tahu aku sedang berbincang dengan sahabatku…

Lalu kasih sayangMu meyadarkan kami..

Allah ampunilah…
saya telah berdosa.
saya tak malu berkata ‘sayalah pendosa’.
apalagi dihadapanMu.

Bukan siapa-siapa.
hanya pendosa. yang sungguh banyak dosa.
Makhluk bumi manapun seolah tak pantas menemnai saya.
namun, Allah kau sungguh …
membuat aku mengeluarkan kata “kenapa , kau sungguh mecintai hambaMu…”

cinta memang hanya pantas untukMu, ya Allah.
aku tak meminta semua orang pun seseorang saja.
Hanya meminta SEMUA YANG TERBAIK DARIMU ya rahiim.
berikanlah padaku SELAMANYA YANG TERBAIK DARIMU, yang KAU RIDHOI ITU UNTUKKU”

UNTUK KAMI , hambaMU.

Sujudnya pendosa , ridhoi yaa Rahim.

Sholat Berjamaah di Mekah - Arab Saudi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s