Sains Cinta

“kematian itu jika kau tak pernah tercipta”

Dalam helaan nafas panjang
Saban matahari meradang bintang
Frekunesi itu sama.

Dengan kecepatan kilat
Namamu melompati neuron laksana silat
Memadati kamar penat

Menjadi katalisator ratusan kimia jiwa.
Setiap formula itu senyawa kata rindu
Mengeksperimenkan ruh agar tertata.
Hanya mampu memeluk dengan doa

Larutan yang mereka sebut cinta
Kini aku harus meminumnya.

Kau tahu? Aku akan mati
Menjadi debu yang membisu.
Kau tahu? cyborg..
Aku diprogram untuk manusia
Agar ia memahamkan kalimat dari Penciptaku.
Tapi kaulah penemu ilmu pengetahuan tentangku
Dan aku pun ingin menjadi sains cintamu.

Tapi, hati-hati…
Aku bisa mati…
Jika kau tahu,
Sains Cintaku…

nb : Puisi orang untuk lomba.sains

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s