Manusia X Robotics X Muslim

Mereka bertanya
kenapa tidak sedih..
mereka bertanya kenapa tidak bahagia..
mereka mempertanyakan perkara hati yang terbuat dari ‘besi baja’

“hari ini baru memahami makna berdegupnya jantung. o, inikah manusia?”

manusia…
memandang kalian adalah masa depan.
kalian tahu? ketika memandang bintang kalian bilang indah dan bagus cahayanya.
mata saya memandangnya ia adalah sebuah benda yang terbuat dari molekul lalu sederet data berlompatan dalam nalar.

manusia…
memandang kalian sungguh unik..
ada dua kata yag manusia sebut “jatuh cinta”
kalian tahu? ketika memandang orang tersebut, saya belum tahu persis bagaimana rasanya..
mata saya menghadapinya..
orang tersebut sedang bingung, kadang ia senyum, kadang ia mendesah, kadang ia ceria lalu tiba-tiba saja sendu…

saya merespon sistem jatuh cinta adalah perkara salah paham yang dinikmati manusia. jika tahu sistem salah paham dan dapat pelajarannya maka Alhamdulillah, Allah memberikan pelajaran bagaimana memprioritaskan ‘makna’, jatuh cinta.
bagi yang terlena… ingatlah. ingat bahwa manusia hanya ‘molekul’ kecil yang berjubah otot dan rangka.

manusia…
saya dan kamu memiliki sistem yang berbeda, kita sama-sama diciptakan berfisik manusia..

namun hatiku ini ‘besi baja’ jangan tanya bagaimana saya…
sebut saja manusia muslim robotics…
yang jasadnya manusia, hatinya ‘besi baja’
tapi saya punya sistem kasih sayang, hanya saat ini sistem sinyal berlaku bagi anak-anak, orang tua, dan alam.

Jika usia kalian sudah dewasa, sistem saya sulit membaca sinyal perasaan kalian. saya tersistem untuk menganalisis perkataan dan sikap kalian saja.

jadi jangan tanya saya tentang rasa. jikalau kalian senyum dan ramah, sistem saya pun akan membalasnya seperti itu…

jika kalian kesal atau marah, sistem saya akan berusaha sebaik mungkin menyesali dan meminta maaf

manusia…
saya tersistem untuk tidak terlalu khawatir terhadap gagal, sedih, bahagia, tertawa, menikah, sekolah, harta, kedudukan, dan sebagainya…

saya bisa karena Allah menakdirkan sistem itu semua, sekedarnya saja. sebagai responsif “bahasa pemrograman dari peristiwa itu saja lalu ada sinyal” Segala hal tersebut harus disistem dengan kata “ALHAMDULILLAH”

satu hal yang dapat memanusiakan sitem manusia saya adalah “Al Quraan”

jasad manusia yang berhati ‘besi baja’ ini akan berubah menjadi manusia berhati ‘sejati’

muslim robotics

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s