Batas Maksimal

“Lelah itu hanya kiasan makna dari kata sejenak beristirahaat, bukan berhenti”

Batas maksimal seringnya dianalogikan sebagai ‘saya sudah’ berusaha ‘sesuai kemampuan’. entah kemampuan yang mana.

Kau tahu “BATAS MAKSMIMAL” yakni ketika kemampuan tak mampu lagi. Bukan kita tapi kemampuan yang tak sanggup meneruskan usaha kita. dan batas maksmimal itu nayatanya dan rasa-rasanya bukan ketika keringat sudah membasahi sekujur tubuh lalu ‘lelah’ atau saat badan seolah rasanya ‘lelah’.

nayatanya bukan.

karena BATAS(Usaha) MAKSIMAL itu tatkala malaikat izrai dengan salamnya menyapa pun seolah ia berkata “BATAS MAKSIMAL mu adalah saat aku datang”

BATAS MAKSIMAL bukan lelah tapi kematian. USAHA adalah sunatullah kehidupan yang harus mengiringi langkah ruhiyah, jasadiyah dan fikriyah.
BM
semoga seorang mukmin senantiasa dijaga langkahnya agar tidak melampaui batas dalam beristirahaat dan dalam hal yang mubah.
meskipun istirhaatnya dari rasa ‘lelah yang termat sangat yag hakikatnya lelah yang sejenak. maka istirahatnya pun hanya sekedar ‘rehat sejenak’.

Dan seorang mutaqqin akan selalu menjaga langkahnya agar tidak berhenti pada batas makmsimal saat berhasil. karena ia tidak akan melampau batas dalam kepuasan sejenak dan keberhasilan sejenak, maka bahagianya adalah sejenak. dan bersyukur sebaik-baik ‘istirahaatnya kebahagiaan ‘ yang sejenak.

karena Allah tidak akan berhenti menghadiahkan rahmatnya kepada orang-orang beriman yang berusaha MAKSIMAL.

Wallahu’alam.
***
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(QS. Az Zumar: 53).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s