Pada Akhirnya Islam… (bukan sekedar tes kepribadian)

Assalaamu’alaikum sob! udah lama nih ga nulis ringan dan ngocol (tapi manfaat sob!).

sobat tau kan “personality test” dan sejenisnya yang lagi “trend” dicoba sama kite-kite. Seringnya dari sosmed facebook yang nyebarin tuh ketimbang dari twitter. 😀

be de wey any way bus way….

dulu ada kakak kelas saya yang kekeh banget dan heboh luar binasa tentang golongan darah, sampe -sampe kalau ngobrol sama dia pasti golongan darah kamu ditebak! hueheehee.

kalau golongan dara O ya gini, kalau A ya gitu. nah belum lagi di padu padankan dengan tes kepribadian yang hasilnya sangunis kah , koleris kah, perfeksionis kah….

saya juga dulu seru-seruan ikut dan tanpa sadar (artinya dalam alam bawah sadar ^^) kita seolah melabelkan diri SEPERTI ITU. Padahal sob kalau sobat baca benar-benar setiap sifat dalam teks kepribadian diri itu kan ada sifat kurang baik yg diteorikan di situ. iya ga? misal koleris : ngebossy, sanguinis : suka bohong, selebihnya baca lagi yuaa…

golongan darah pun begitu katanya kalau A rapiiiih banget, kalau O belum rapi :p, dsb.

sob, bolehlah iseng sekedar tahu…TAPI PLEASEEE BANGET, JANGAN DIJADIKAN TOLOK UKUR SELAMANYA HASIL TES KEPRIBADIAN.

pernah ga sob, mengalami kebingungan dalam memahami tes tersebut ? jika dikomparasikan dengan sifat-sifat sahabat rasul apalagi Rasulullah.

awalnya saya bingung seseorang yang bergolongan darah O sama seperti saya tapi ko dia rapi seperti golongan darah A. eh, teman saya nyeletuk dia O nya murtad tu… hehehe . ada ada aja. (sambil garuk kepala) kemudian muncullah teori tes kepribadian master dsb. bahwa dia telah berkembang dan sebagainya. bisa aja ya.. jadi seperti perpaduan gitu. sanguinis koleris, dst. kalau bahasanye matematika itu seperti teori peluang. sobat masih inget kan?! pelajaran peluang. hahaa.

Nah emangnya sifat kita mau seperti “peluang”?! semoga nyambung ya sob. senyum dulu bacanya. 🙂

nah, balik ke kalimat sahabat rasul dan rasulullah. pokoke zamannya beliau. yang bisa kita jadikan teladan (pedoman atau teori). PADA AKHIRNYA ISLAM lah… yang mampu mengubah perangai atau sifat yang buruk atau belum baik menjadi KEPRIBADIAN yang IDEAL. meskipun memang benar KITA BERBEDA DAN MEMPUNYAI CIRI KHAS. Seperti si golongan darah O yang rapi itu, dalam teori kan dia ‘harusnya’ orangnya berantakan, tapi karena ISLAM itu indah, rapi dan bersih. Maka bertransformasilah ia…

makanya sob, agar lebih kece kita harus sering mengkaji ilmu tentang ISLAM tentunya dengan orang yang tepat, dari sumber yang tepat al quraan dan hadits. dan lainnya yang benar dan tepat tentunya. :))

KITA SEMUA HARUS BERUSAHA SEKERAS DAN SESAKIT MUNGKIN AGAR SIFAT BURUK KITA HILANG. DAN SURGANYA ALLAH AKAN MERINDUI.

Pada Akhirnya Islam yang tak pernah mencela hujan karena dinginnya, meneriaki matahari karena teriknya, yang mengeluhkan lelah, yang menyombongkan bahagia, sungguh ISLAM takkan pernah bersifat seperti itu. karena yang ISLAM nya itu adalah orang-orang mutaqqien. images

wa salamu alaikum warahmatullah wa barakatuhu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s